Articles by "Kanker Payudara"

Kaker Payudara, Tips Cegah Kaker Payudara
Cegah Kanker Payudara
Tips Mencegah Kanker Payudara. Berdasarkan Penelitian kejadian kanker payudara semakin menimpa usia muda, dampak serius pada kesehatan fisik dan mental perempuan muda. Para ahli mengatakan bahwa kejadian alasan kanker payudara yang lebih muda, terkait erat dengan perubahan kebiasaan, pekerjaan perempuan dalam tekanan masyarakat modern, kehidupan yang serba cepat, kurang tidur, gaya hidup tidak teratur, menyebabkan gangguan endokrin, ini mungkin adalah faktor dari kanker payudara.
Jadi, bagaimana mencegah kanker payudara dalam kehidupan kita?

Tips Cegah Kanker Payudara

Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah kanker payudara.

Olahraga secara teratur

Olahraga dapat menurunkan 60% dalam kejadian kanker payudara pada wanita sebelum dan setelah menopause. Penelitian lembaga penyelidikan Norwegia melakukan penelitian pada 25.624 wanita, dan menemukan bahwa mereka yang dalam seminggu setidaknya 4 jam berolahraga mengurangi risiko kanker payudara sebesar 37%.

Mengontrol berat badan

Olahraga dapat mencegah kanker payudara, alasan mendasarnya adalah bahwa hal itu dapat mengontrol lemak tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kenaikan berat badan yang cepat setelah usia 18 tahun pada wanita, dibandingkan dengan perempuan yang mempertahankan berat badan standar untuk waktu yang lama, kemungkinan kanker payudara hampir dua kali lipat lebih tinggi.

Jangan minum alkohol.

Jika Anda minum satu anggur yang risiko penyakit kanker payudara meningkat sebesar 11%, minum dua kali sehari, risikonya adalah 24%, minum dua kali sehari atau lebih, maka risiko meningkat menjadi 40%. Jadi, menyarankan wanita yang suka minum, yang terbaik adalah untuk minum tidak lebih dari tiga kali seminggu, dan jumlah yang akan di moderasi.

Mengonsumsi vitamin D

Hasil penelitian terbaru menunjukkan, vitamin D memiliki efek dalam pencegahan kanker payudara. Studi ini menemukan bahwa 200 unit internasional setiap hari (sekitar dua sendok teh vitamin D susu bubuk) vitamin D pada wanita, risiko kanker payudara menurun sekitar 30%. wanita berusia 50 tahun dan ke bawah, mengonsumsi setidaknya 200 unit internasional vitamin D setiap harinya, wanita di atas usia 50, dosis harian terbaik dari 400 sampai 600 unit internasional vitamin D.

Banyak terkena sinar matahari

Terkait dengan vitamin D, banyak terkena sinar matahari juga dapat mengurangi kejadian kanker payudara, karena kulit baru memiliki vitamin D saat di bawah sinar matahari. Ahli AS mengatakan bahwa untuk kebanyakan orang, 10-15 menit di bawah sinar matahari setiap hari sudah cukup, jumlah vitamin D ini cukup bagi sesorang untuk menjaga tubuhnya. Namun, beberapa ahli telah mengusulkan, kulit terlalu banyak terpapar sinar matahari akan meningkatkan risiko terkena kanker kulit, paparan sinar matahari harus sesuai.

Kehidupan seks

Wanita yang aktif secara seksual harus memperhatikan kehidupan seksual, dan memilih metode kontrasepsi yang sesuai, beberapa statistik menunjukkan bahwa di dalam penyakit payudara, sekitar 40% adalah orang yang melakukan aborsi, dan penyalahgunaan kontrasepsi wanita lebih rentan terhadap sejumlah penyakit payudara.

Pemilihan Bra

Para wanita harus memperhatikan pemilihan bra dalam kehidupannya, bahan katun adalah tepat. Pola renda, bahan nilon dapat menyebabkan kulit payudara mudah alergi, dan juga benang kecil dapat masuk ke dalam puting, yang pada nantinya menyebabkan mastitis.
Selain itu, ketatnya bra harus pas, bra yang ketat dapat menyebabkan suplai darah yang kurang dari payudara dan nyeri karena tertekan, dan dengan demikian dapat dengan mudah menyebabkan beberapa penyakit payudara.

Saran: Setidaknya perempuan harus melakukan dua kali pemeriksaan kesehatan payudara dalam 1 tahun.

Faktor Resiko Penyakit Kanker Payudara, Penyakit Kanker Payudara
Penyakit Kanker Payudara
Penyakit Kanker payudara adalah momok yang menakutkan bagi setiap wanita. Padahal dari tahun ke tahun jumlah penderitanya terus bertambah. Di Indonesia, penyakit kanker payudara menempati urutan ke-2 dari jenis kanker yang menyerang wanita. Penyakit kanker payudara dapat juga mengenai kaum pria, meskipun sangat jarang. Hanya sekitar 1% saja. Sebenarnya apakah kanker itu? Setiap benjolan yang terjadi di tubuh kita, karena berbagai sebab (pertumbuhan sel berlebih, benturan/trauma dll) disebut tumor. Tumor sendiri ada yang bersifat jinak, adapula yang ganas. Tumor yang ganas inilah yang disebut kanker. Kanker memiliki sifat khas, yaitu terdiri dari sel-sel ganas, yang dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain. Penyebaran ini disebut metastase dan dapat terjadi melalui pembuluh darah, maupun pembuluh getah bening.

Penyebab dan Faktor Resiko Penyakit Kanker Payudara

Penyebab pasti kanker payudara belum diketahui, namun terdapat beberapa keadaan yang dianggap dapat meningkatkan faktor resiko terjadinya kanker payudara. Meskipun demikian, tidak berarti mereka yang tidak memiliki faktor resiko, tidak dapat terkena kanker payudara.

Faktor-faktor resiko kanker payudara antara lain:

  • Memiliki anggota keluarga yang menderita kanker payudara (ibu, nenek, saudara perempuan).
  • Mens pertama pada usia muda, menopause yang terlambat.
  • Wanita yang tidak punya anak, atau melahirkan anak pertama pada usia > 30 tahun.
  • Pernah terdapat tumor/kanker payudara sebelumnya.
  • Mendapatkan terapi pengganti hormon jangka panjang.
  • Faktor-faktor lain: obesitas/konsumsi tinggi lemak, konsumsi alkohol berlebih, mutasi genetik.

Mitos Tentang Kanker Payudara

Beberapa mitos tentang kanker payudara antara lain:
  1. Kanker payudara hanya mengenai wanita usia tua. Mitos ini tidak benar, kanker payudara dapat terjadi pada usia berapapun. Memang resiko lebih tinggi pada yang usianya lebih tua. Namun paradigma ini mulai bergeser.
  2. Jika seseorang memiliki faktor risiko, maka ia pasti terkena kanker payudara. Mitos ini tidak benar, meskipun seseorang punya faktor resiko yang paling besar sekalipun, masih ada kemungkinan ia tidak terkena kanker payudara. Begitu pula pada orang-orang yang tidak punya faktor resiko, bisa saja terkena kanker payudara.
  3. Penggunaan deodorant/antiperspirant dapat menimbulkan kanker payudara. Mitos ini tidak benar. Sampai saat ini, tidak ada penelitian yang dapat membuktikan bahwa penggunaan antiperspiran dapat menimbulkan kanker payudara.

Pemeriksaan Payudara

Ada beberapa cara untuk mendeteksi adanya kanker payudara, antara lain:

Istilah SADARI (perikSA payuDAra sendiRI)

Sebaiknya pemeriksaan dilakukan sehabis selesai masa menstruasi. Sebelum menstruasi (7-10 hari setelah menstruasi hari pertama), payudara agak membengkak sehingga menyulitkan pemeriksaan.
Caranya :
a. Lihat adanya kelainan pada payudara seperti:
  • Adanya benjolan
  • Kulit bersisik sekitar puting
  • Puting susu keluar darah/cairan lain
  • Cekungan pada kulit payudara/seperti kulit jeruk
  • Perubahan bentuk/ukuran

b. Jika tidak terlihat kelainan, lakukan pemeriksaan lagi dengan cara:
Pemeriksaan Medik, Pemeriksaan Payudara secara berkala oleh tenaga medis (dokter).

Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan payudara dengan alat-alat penunjang seperti mamografi, USG, biopsi.
  1. Mamografi: pemeriksaan payudara dengan suatu alat dan merupakan suatu cara pemeriksaan yang sederhana, tidak sakit dan hanya memakan waktu 5 - 10 menit saja. Saat terbaik untuk menjalani pemeriksaan mamografi adalah seminggu setelah selesai menstruasi. Caranya adalah meletakkan payudara secara bergantian antara 2 lembar alas, kemudian dibuat foto rontgen dari atas ke bawah, kemudian dari kiri ke kanan. Hasil foto ini akan diperiksa oleh dokter ahli radiologi. Sebuah benjolan sebesar 0,25 cm sudah dapat terlihat pada mamogram.
    Wanita usia 40-49 tahun sebaiknya diperiksa setiap 2 tahun sekali, sedangkan usia >50 tahun , sebaiknya diperiksa secara berkala tiap tahun.
  2. USG: pemeriksaan USG pada payudara, bukan untuk tujuan skrining, melainkan untuk lebih meyakinkan. Alat USGnya pun harus khusus.
  3. Biopsi: adalah operasi kecil untuk mengambil contoh jaringan dari benjolan, kemudian diperiksa di bawah mikroskop laboratorium patologi anatomi.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget